WhatsApp+62 853-8522-8240
Google Reviews 5 bintang5/5 Reviews
Generator hreflang — buat tag hreflang yang benar untuk situs multi-bahasa, lengkap dengan x-default dan tautan balik.

Tool SEO gratis

Generator hreflang — multi-bahasa

Tambahkan setiap versi bahasa halaman Anda, dapatkan tag hreflang yang lengkap dan saling menunjuk. Termasuk self-reference dan x-default — dua hal yang paling sering terlupakan, dan justru keduanya yang membuat hreflang diabaikan Google.

Berjalan sepenuhnya di browser Anda — tidak ada data yang dikirim ke server kami
Langkah 1 — isi versi bahasa pertama Anda Pilih kode bahasa dan tempel URL-nya. Tambahkan baris untuk setiap bahasa atau negara yang Anda layani.
1 Daftarkan versi bahasa

Format kode: id (bahasa saja) atau en-AU (bahasa + negara). URL harus absolut.

Kode hreflang

          

Panduan

hreflang gagal karena hal-hal kecil.

Konsepnya sederhana, penerapannya rewel. Empat aturan berikut menjelaskan hampir semua kasus hreflang yang tidak berfungsi.

Harus timbal balik

Kalau halaman Indonesia menunjuk ke halaman Inggris, halaman Inggris harus menunjuk balik ke halaman Indonesia. Google mengabaikan hubungan sepihak sepenuhnya — bukan sebagian, tetapi seluruh kumpulan tag pada halaman itu. Cara paling aman adalah menempelkan blok yang sama persis di semua versi halaman, dan itulah yang dihasilkan tool ini.

Kode bahasa memakai standar tertentu

Bahasa memakai ISO 639-1 (dua huruf, huruf kecil), negara memakai ISO 3166-1 Alpha 2 (dua huruf, huruf besar). Kesalahan paling sering: en-UK yang seharusnya en-GB, dan menuliskan negara padahal maksudnya bahasa. Menulis id-ID berarti “bahasa Indonesia untuk pengunjung di Indonesia”; kalau Anda juga melayani orang Indonesia di Singapura, id saja lebih tepat.

URL harus absolut

/en/produk tidak berlaku. Harus lengkap dengan protokol dan domain: https://situs.com/en/produk.

Jangan bertabrakan dengan canonical

Setiap versi bahasa harus punya canonical yang menunjuk ke dirinya sendiri. Kalau halaman Inggris punya canonical ke halaman Indonesia, Anda mengirim dua sinyal yang bertentangan: hreflang bilang “ini versi terpisah”, canonical bilang “ini duplikat”. Canonical hampir selalu menang, dan hreflang-nya diabaikan.

Periksa hasilnya di laporan International Targeting pada Google Search Console setelah beberapa hari. Di sana akan terlihat kesalahan “no return tags” kalau tautannya belum timbal balik.

Pertanyaan umum

Pertanyaan umum tentang generator hreflang.

Apa itu hreflang, dan kapan saya membutuhkannya?

hreflang memberi tahu Google bahwa beberapa URL adalah versi bahasa atau negara dari halaman yang sama, sehingga pengguna di Indonesia melihat versi Indonesia dan pengguna di Australia melihat versi Australia. Anda membutuhkannya kalau punya konten serupa dalam beberapa bahasa, atau konten sama dalam satu bahasa untuk beberapa negara — misalnya versi Australia dan Singapura yang sama-sama berbahasa Inggris tetapi berbeda mata uang dan pengiriman. Kalau situs Anda hanya satu bahasa untuk satu pasar, hreflang tidak diperlukan.

Apa itu self-reference, dan kenapa wajib?

Setiap halaman harus menyebut dirinya sendiri di dalam daftar hreflang-nya. Halaman Indonesia harus memuat tag untuk versi Indonesia, Inggris, dan Indonesia itu sendiri. Tanpa self-reference, Google sering mengabaikan seluruh kumpulan hreflang tersebut. Tool ini memasukkannya otomatis, jadi Anda cukup menempelkan blok yang sama di semua versi halaman.

Apa itu x-default?

Versi yang ditampilkan ketika bahasa atau lokasi pengunjung tidak cocok dengan satu pun versi yang Anda daftarkan. Biasanya diarahkan ke versi bahasa Inggris, ke halaman pemilih bahasa, atau ke pasar utama Anda. Sifatnya opsional, tetapi sangat disarankan — tanpa itu, pengunjung dari negara yang tidak terdaftar akan mendapat versi yang dipilih Google sendiri.

Kenapa hreflang saya tidak berfungsi?

Penyebab tersering, berurutan: tidak ada self-reference; tautannya tidak timbal balik (halaman A menyebut B, tetapi B tidak menyebut A — Google mengabaikan hubungan sepihak); kode bahasa keliru, misalnya en-UK yang seharusnya en-GB; memakai URL relatif padahal hreflang wajib absolut; atau URL yang ditunjuk justru punya canonical ke halaman lain, yang membuat sinyalnya saling bertentangan.

Sebaiknya dipasang di HTML head, HTTP header, atau sitemap?

Ketiganya sah menurut Google — pilih satu, jangan campur. Tag di head paling mudah dan cocok untuk sebagian besar situs. XML sitemap lebih efisien untuk situs besar, karena tidak menambah beban di setiap halaman. HTTP header dipakai untuk file non-HTML seperti PDF. Memasang di dua tempat sekaligus berisiko menghasilkan sinyal yang bertentangan.

Apakah URL yang saya masukkan dikirim ke server Anda?

Tidak. Semua berjalan di browser Anda. Struktur situs multi-negara Anda — termasuk pasar yang mungkin belum diumumkan — tidak pernah meninggalkan komputer Anda.

Tool lainnya

Tool SEO gratis lain dari kami.

Situs multi-negara butuh lebih dari sekadar tag hreflang.

Struktur URL per pasar, riset keyword terpisah tiap negara, dan mata uang di schema semuanya ikut menentukan. Kami menangani klien multi-pasar — lihat pendekatannya di halaman Shopify dan Magento.

Konsultasi SEO internasional